Jiwa-jiwa gemetar
Memeluk dirinya sekuat tenaga..
Kesendirian ialah perkara lebih ramai
Bunyi-bunyian riuh dalam pikiran
Tiada sesuara yang berkata
kecuali senandung jiwanya sendiri..
Jiwa yang gemetaran itu nyaman berada di atas
Hingga lupa cara untuk turun
Ia kesepian,
Lalu, puisinya menikam tubuhnya sendiri
Liang lahat menjadi saksi bisu
Tenang..
Damai..
Sepi..
Mencekam!
Teruntuk orang yang takut akan ketidakberdayaan atas dirinya sendiri, kita tak akan pernah tahu makna dari kesepian sebelum betul-betul mati dan berada dalam kuburan.
Purwokerto. 06 April 2017
—Dinie